Top Destinations

  • All
  • Bali
  • Lombok
  • Bandung
  • Jakarta
  • Papua
Sanur


Pasar Malam Sindhu

Pasar Sindhu atau adalah salah satu rahasia terbaik di Bali jika Anda sedang mencari pengalaman yang tidak umum di kalangan turis. Pasar tradisional di siang hari (menjual produk segar, daging, dll) ini berubah menjadi pasar malam yang begitu hidup dengan deretan warung makanan lokal, dari sate kambing hingga nasi goreng dengan harga lokal. Tempat ini juga menjajakan kerajinan Bali, sarung, dan aksesoris. Terletak antara Jalan Pungutan dan Jalan Danau Tamblingan.

Jam buka: 06:00 - tengah malam.


Pantai Mertasari

Pantai Mertasari adalah pantai pasir putih indah yang terletak di bagian selatan Desa Sanur, membentang dari Matahari Terbit dengan panorama menakjubkannya ke Samudera Hindia. Dengan suasana damai dan air laut yang tenang, pantai ini sangat ideal untuk berjalan-jalan atau berenang santai. Saksikan para nelayan melabuhkan jukung berwarna-warni sebelum kembali berlayar. Di bulan Maret, Anda juga dapat berpartisipasi dalam Festival Pantai Mertasari yang menghadirkan antara lain kelas yoga gratis, pasar lokal, pelajaran tari Bali, dan panggung musik. Pantai ini juga lokasi yang tepat untuk melihat parade Ogoh-Ogoh pada malam sebelum upacara Nyepi, atau untuk menyaksikan Festival Layang-layang di bulan Agustus.


Jimbaran


Tanjung Benoa Watersport

Tanjung Benoa merupakan daerah pesisir yang terletak di sebelah tenggara Bali dan populer untuk kegiatan olahraga air. Di sini banyak operator yang menawarkan kegiatan atas air seperti Jet Ski, parasailing, wakeboarding, ski air, banana boat, dan rolling donut, kegiatan bawah air seperti sea walking, scuba diving, snorkeling, serta wisata grup seperti perahu Glassbottom atau tur Penyu Pulau.


GWK (Garuda Wisnu Kencana) Cultural Park

Garuda Wisnu Kencana GWK Cultural Park adalah sebuah taman budaya 60 hektar di Ungasan, Kabupaten Badung, atau sekitar 10-15 menit berkendara dari Bandara Internasional Ngurah Rai. Tempat ini menjadi rumah salah satu karya seni paling menakjubkan di Indonesia oleh I Nyoman Nuarta, pematung modern terbaik di Indonesia. Anda juga dapat mendatangi beberapa atraksi di areanya seperti Wisnu Plaza, Street Theatre, Lotus Pond, Amphitheatre, dan restoran unik di GWK seperti Jendela Bali dan The Beranda, di samping sejumlah butik dan toko suvenir.


Hidangan Laut di Jimbaran

Pantai Jimbaran selalu populer baik di kalangan wisatawan internasional maupun domestik berkat pilihan kuliner di sepanjang garis pantai, yang hampir semuanya menawarkan pengalaman unik hidangan laut di pantai berpasir, dengan suara ombak sebagai latar belakang dan para musisi yang sedang beraksi. Kalau mau, Anda juga dapat mengunjungi Jimbaran Fish Market di pagi hari untuk melihat sendiri bagaimana perjalanan hidangan laut dari kapal nelayan ke piring Anda.


New Kuta Green Park

Dengan luas total 5 hektar, New Kuta Green Park terletak di wilayah pesisir selatan Bali dengan pemandangan indah, tepatnya di Pecatu Indah Resort. New Kuta Green Park menawarkan wisata air menyenangkan bagi seluruh keluarga. Kompleks rekreasinya memiliki wahana air yang penuh adrenalin maupun santai, dikelilingi pemandangan alami dan angin laut. Atraksi lainnya mulai dari Flying Fox, Cat Ball, Wave pool, hingga Lazy River dan Kiddy Pool.


Jenggala Gallery

Jenggala adalah salah satu pembuat tembikar dan keramik handmade Bali yang banyak diakui dunia internasional, terkenal dengan desain yang sederhana namun modern sejak tahun 70-an. Pusatnya terletak di area seluas 17.000 meter persegi di Jimbaran dengan showroom berisi koleksi Jenggala Keramik berbagai gaya produk, warna, dan finishing. Selain showroom, Anda juga dapat mengunjungi pabrik, Warung Keramik Cafe, dan mencoba ‘Paint a Pot' program yang mengundang pengunjung dari segala usia untuk membuat keramik mereka sendiri.

Buka dari 08:00 - 20:00

Melukis pot terbuka dari 09:00-17:00, sesi terakhir pukul 16:00


Kuta


Beachwalk Shopping Center

Mal terbuka tepat di seberang Pantai Kuta yang diisi merek premium, restoran, dan waralaba. Kolam besar dan suasana hijau membuat mal ini populer bagi mereka yang ingin berjalan-jalan dan berlindung dari panas. Di dek atas, ada ruang lapang yang merupakan salah satu spot terbaik untuk menyaksikan keindahan pantai Kuta dan matahari terbenamnya.


Kuta - Legian  

Meskipun sangat ramai oleh turis, Pantai Kuta tetap merupakan destinasi paling terkenal di Bali. Inilah area utama yang pertama kali menarik peselancar ke pulau Bali hampir 50 tahun yang lalu. Pantai berpasir sepanjang lima km ini bisa dibilang yang terbaik di Bali, dan masih banyak yang berselancar di sini, terutama para pemula. Semakin Anda bergerak ke utara, ke arah Legian kemudian Seminyak dan Petitenget, suasanyanya menjadi semakin tenang dan tidak terlalu ramai.


Kehidupan Malam

Daerah Kuta-Legian juga dikenal sebagai pusat kehidupan malam, mulai dari klub malam yang ramai hingga bar/restoran yang lebih santai dan buka hingga larut malam. Malam Anda dapat dimulai dari situs memorial Ground Zero dan langsung menuju beberapa tempat yang paling populer, seperti 61 Legian dengan yang terkenal Sky Garden Lounge, Bar My, Bounty, dan MbarGo.


Seminyak

Terus ke arah utara dari Legian dan Anda akan menemukan musik yang semakin tenang, kerumunan yang lebih santai, dan pilihan kuliner kelas atas begitu masuk ke kawasan Seminyak. Ini adalah sisi Bali Selatan yang lebih eksklusif, tempat butik modis, klub trendi, dan restoran bergaya. Beberapa tempat yang paling populer adalah Potato Head Beach Club, La Plancha, Kudeta, La Lucciola, dan Coccoon.


 

Lombok

Pantai Senggigi

Senggigi, terletak di pesisir barat Lombok, adalah area wisata utama pulau ini. Anda dapat bersantai di pantai sambil menyaksikan matahari terbenam yang spektakuler, atau mencoba berbagai olahraga air yang ditawarkan di sini - selancar angin, snorkeling, ski air, kano, hingga voli pantai. Manjakan diri Anda dengan spa, daftarkan diri untuk kelas memasak, belanja suvenir di pasar seni, dan manjakan lidah Anda di berbagai restoran yang menyajikan hidangan lokal dan internasional. Dengan jarak hanya sekitar satu jam dari bandara dan 30 menit dari kota Mataram, Senggigi juga sempurna sebagai titik awal untuk menjelajahi bagian Lombok lainnya.


Pura Batu Bolong

Pura Batu Bolong adalah candi Hindu kecil dengan pemandangan indah di atas tebing batu tepi laut, sekitar 2 km di selatan Senggigi. Fitur uniknya adalah lubang besar alami di batu di bawah candi sehingga diberi nama "batu bolong". Posisinya yang menghadap pulau tetangga Lombok, Bali, menjadikannya tempat favorit untuk menonton matahari terbenam karena Anda bisa menyaksikan matahari perlahan menghilang di balik Gunung Agung dengan dramatis. Anda juga dapat mengunjungi Pura Batu Bolong pada saat festival dan upacara Hindu.


Hutan Monyet Pusuk

Di utara Senggigi, melalui jalan berliku yang dikelilingi oleh dedaunan hijau, terletak Hutan Monyet Pusuk. Kawasan konservasi alam ini merupakan hutan tropis yang rimbun dengan pemandangan indah, dan juga habitat alami ratusan monyet. Perlambat kendaraan Anda atau turun untuk berjalan-jalan melihat monyet dari dekat dan memberi mereka makan. Monyet-monyet di sini liar namun cukup terbiasa dengan manusia dan cukup jinak (meskipun Anda tetap harus berhati-hati). Setelah bertemu monyet, berhentilah di dekat Pasar Kuliner Pusuk Pass untuk beristirahat sambil makan dan mencoba minuman lokal tradisional, tuak manis.


Kepulauan Gili

Trio terkenal kepulauan Gili bisa dinikmati semua orang: budaya lokal dan waktu berkualitas dengan keluarga di Gili Air, liburan romantis terpencil di Gili Meno, atau pesta dan bersenang-senang di Gili Trawangan. Ketiganya juga menawarkan pantai yang indah dan pemandangan bawah laut yang menarik. Untuk mencapai pulau-pulau di lepas pantai barat laut Lombok, cukup naik kapal dari Senggigi. Pelabuhan yang terdekat dengan Gili adalah pelabuhan Bangsal, sekitar 30 menit dari Senggigi, tempat Anda dapat menaiki kapal umum dengan penduduk setempat. Pilihan lainnya adalah menaiki kapal cepat dari Teluk Nara atau menyewa perahu cadik langsung dari pantai di Senggigi. Meskipun Anda tidak punya banyak waktu, perjalanan island-hopping/snorkeling/diving bisa dilakukan dalam sehari.


Mutiara Lombok

Lombok dikenal di seluruh dunia sebagai produsen mutiara berkualitas hingga terkadang dijuluki sebagai Pulau Mutiara. Berbeda dari mutiara air tawar, mutiara Laut Selatan Lombok berwarna putih krem keemasan dan sebagian besar berbentuk bulat. Mutiara dan perhiasannya dijual di banyak toko dan pusat kerajinan di penjuru pulau, tapi untuk pengalaman yang lebih menarik, Anda dapat bergabung dengan tur ke peternakan mutiara. Temukan bagaimana keindahan ini diproduksi dengan proses yang rumit, dari memilih tiram, pembibitan, dan akhirnya membuka cangkang untuk mengambil mutiara unik di dalamnya.


Ayam Taliwang

Jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati kelezatan lokal. Salah satu hidangan lokal yang menonjol adalah Ayam Taliwang, ayam panggang pedas khas Lombok. Dibuat dari ayam buras yang dipanggang sempurna dengan saus cabai, bawang putih, dan berbagai rempah-rempah, rasanya pedas dan manis. Ayam Taliwang biasanya disajikan dengan nasi dan plecing kangkung. Hidangan ini adalah favorit penduduk setempat dan pengunjung, dan dapat ditemukan mulai dari di pedagang pinggir jalan hingga restoran mewah hotel bintang lima. Ayam Taliwang menjadi hidangan Lombok yang populer di seluruh Indonesia, dan tidak ada tempat yang lebih baik untuk mencobanya selain di tanah asalnya.


 

Bandung

Jalan Asia Afrika

Jalan Asia-Afrika adalah jalan bersejarah, diberi nama berdasarkan Konferensi Asia-Afrika (juga dikenal sebagai Konferensi Bandung) yang digelar di sana pada tahun 1955. Jalan ini juga merupakan yang tertua di kota. Tepat di jantung kota Bandung, ada banyak tempat yang menarik dan dapat dicapai dengan berjalan kaki. Coba kunjungi Gedung Merdeka, bangunan yang awalnya dibangun sebagai klub selama era kolonial Belanda ini adalah tempat Konferensi Bandung diselenggarakan. Di kompleks yang sama, jangan lupa mampir ke Museum Konferensi Asia-Afrika yang menampung memorabilia dari konferensi bersejarah tersebut. Ada juga Tugu Titik Nol, sebuah tonggak yang menandai titik di mana Bandung pertama kali dibangun di bawah komando Gubernur Jenderal Daendels. Dihiasi dengan bangunan-bangunan tua terawat, di jalan ini juga terletak alun-alun kota, ruang publik terbuka di depan Masjid Agung Bandung yang menjadi tempat favorit penduduk setempat terutama pada akhir pekan.


Braga

Promenade paling terkenal di Bandung, Jalan Braga membawa Anda kembali ke masa lampau dan menghidupkan kembali kejayaan era Paris Van Java. Jalan ini menjadi terkenal di tahun 1920-an, ketika butik mewah, pertokoan, dan restoran dibuka, menjadikannya tujuan para orang kaya dan ekspatriat Eropa. Sebagian besar bangunan masih mempertahankan gaya art deco asli, dan kini jalan tersebut telah dikembangkan sebagai obyek wisata dengan pertokoan, restoran, dan pusat perbelanjaan. Coba berjalan santai di trotoar yang nyaman, menonton pelukis jalanan beraksi, mencoba beberapa hidangan Belanda di restoran tua terkenal, atau menyegarkan diri dengan es krim. Pada waktu tertentu, jalanan ditutup untuk kendaraan dan area pun semakin ramai.


Factory Outlets

Semua orang yang pernah pergi ke Bandung tahu bahwa Factory Outlet telah mengubah tren belanja di Bandung sepenuhnya. Factory Outlet, atau disingkat FO, pada dasarnya adalah butik berukuran kecil hingga menengah, biasanya bertempat di sebuah rumah atau bangunan yang dipugar, menjual barang-barang bermerek harga murah yang secara teknis adalah hasil produksi pabrik yang ditolak. Beberapa area utama yang dapat Anda kunjungi untuk wisata belanja FO adalah Jl. Setiabudi, Jl. Riau dengan Heritage Factory Outlet, dan Jl. Juanda (Dago Bawah).


Masjid Raya Bandung

Masjid Raya Bandung atau Masjid Agung Bandung adalah masjid seluas total 23.448 meter persegi yang dibangun pada tahun 1810. Terletak di sisi timur alun-alun Bandung, masjid ini awalnya dibangun sederhana dan kemudian mengalami restorasi besar-besaran sepanjang dua abad berdirinya. Fiturnya yang paling khas adalah dua menara kembar, masing-masing setinggi 81 meter, dan lapangan luasnya yang menyatu dengan alun-alun, menjadikannya salah satu ruang publik terbuka terbaik di Jawa Barat.


Car Free Day

Jika Anda kebetulan datang ke Bandung saat akhir pekan, Anda wajib mengunjungi area bebas kendaraan di Jalan Dago. Setiap hari Minggu 06:00-22:00, dari Dago Bawah (jalan laying Pasupati) ke Dago Atas, jalan benar-benar tertutup untuk kendaraan bermotor untuk Car Free Day. Penduduk setempat memanfaatkan kesempatan ini untuk berolahraga, menaiki sepeda mereka, dan melakukan kegiatan menyenangkan lainnya. Anda juga akan melihat banyak penjual makanan yang menawarkan makanan ringan lokal hingga toko pop-up di sepanjang jalan. Cara yang menyenangkan untuk menghabiskan Minggu pagi Anda.


 

Jakarta

JIExpo Kemayoran

Jakarta International Expo adalah pusat pameran dan konvensi terbesar di Jakarta yang dibagi menjadi 5 ruang utama, dan dapat menampung hingga 12.000 pengunjung. Banyak acara nasional dan internasional bergengsi yang telah diselenggarakan di sini, seperti acara tahunan Pekan Raya Jakarta, konser, pameran, Java Jazz Festival, Djakarta Warehouse Project, dan banyak lagi.


Taman Impian Jaya Ancol

Taman Impian Jaya Ancol adalah destinasi resor di tepi pantai Jakarta Utara, tempat berbagai atraksi untuk seluruh keluarga. Yang paling populer adalah Dunia Fantasi, taman hiburan dengan lebih dari 28 wahana, taman air Atlantis Water Adventure, satu-satunya taman wakeboarding di Indonesia, Epicable Park, Alive Museum, Seaworld, sebuah taman eco luas, dan banyak pilihan makanan termasuk sejumlah restoran tepi pantai.


Belanja

Jika Anda seorang pemburu barang murah yang siap tawar-menawar, ITC Cempaka Mas wajib dikunjungi. Untuk pilihan toko yang lebih banyak lagi, daerah Mangga Dua menampung beberapa mal grosir terkenal di Jakarta. Toko-toko di Mangga Dua Mall dipenuhi dengan koleksi fashion yang sangat lengkap, sementara Pasar Pagi terkenal dengan grosir aksesori, hadiah dan suvenirnya. Untuk penggemar gadget, tinggal menyeberang dengan jembatan untuk harga komputer, gadget, dan produk elektronik terbaik. Jika Anda ingin belanja barang dan makanan kelas atas, cukup ke daerah Kelapa Gading untuk mendatangi Mall Kelapa Gading dan Mall of Indonesia, atau sedikit ke selatan untuk Grand Indonesia dan Plaza Indonesia.


Wisata Kuliner

Jakarta adalah surga bagi pecinta makanan; sebagai tempat bertemunya kelompok etnis dari seluruh Indonesia dan juga negara, Anda dapat menemukan apa saja di kota ini. Jika sedang mood untuk suasana makanan pinggir jalan, Anda dapat menemukan penjual Nasi Goreng, Sate, Soto, Nasi Uduk, dan banyak lagi di jalan Sabang. Mangga Besar dan daerah Pecenongan populer untuk makanan Cina yang nikmat dan terjangkau. Kelapa Gading juga populer untuk pilihan kuliner yang sangat variatif.


Bandara: Halim & Soekarno Hatta

Bandara utama Jakarta adalah Bandara International Soekarno-Hatta (CGK), mudah diakses dari Jakarta Outer Ring Road, sekitar 30 menit dari hotel kami. Di sinilah semua penerbangan internasional dan sebagian penerbangan domestik beroperasi. Bandara kedua di Jakarta, Halim Perdanakusuma (HLP) melayani beberapa penerbangan domestik, sebagian besar dioperasikan oleh Citilink. Bandara ini hanya sekitar 15 menit dari Asana Kawanua Jakarta.


Monas & Museum Nasional

Sebagai landmark utama Jakarta, Monas menjulang setinggi 132 meter di Lapangan. Ada bentuk api berkilauan melambangkan kemerdekaan bangsa di puncak monumen ini. Pengunjung bisa naik ke atas dan melihat Jakarta dari perspektif yang berbeda. Anda akan menemukan Museum Sejarah Nasional yang menceritakan kisah perjuangan kemerdekaan Indonesia dalam bentuk diorama di dasar Monas. Menuju sisi barat Lapangan Merdeka, Anda juga dapat mengunjungi Museum Nasional. Dibangun pada tahun 1862, museum ini dianggap sebagai yang terbaik di Indonesia, dengan koleksi etnik, benda-benda budaya, dan sisa-sisa dari periode kerajaan sebelum Indonesia berdiri.


 

Papua


 

Pantai Bosnik

Selain wisata sejarah, Biak juga menyimpan pemandangan alam yang melimpah dan pantai yang indah. Terletak di bagian timur Pulau Biak, sekitar 15 km dari pusat kota, Pantai Bosnik atau Pantai Segara Indah tidak boleh dilewatkan jika Anda sedang di pulau ini. Seperti pantai-pantai lainnya di Indonesia Timur, Pantai Bosnik relatif bersih dan tenteram, dengan ombak yang tenang dan pasir halus yang sempurna untuk bertelanjang kaki dan berjemur. Saat akhir pekan, pantai ini dipenuhi penduduk setempat, dan sesekali Anda akan melihat lalu lintas sejumlah kapal dari dan ke pasar.


Bawah Laut Biak

Biak memiliki tempat penyelaman laut yang sama indahnya dan lebih terjangkau daripada Raja Ampat, termasuk spot menyelam ke bangkai pesawat yang paling mudah diakses. Sejumlah tepat yang harus dikunjungi adalah WW II Catalina Pesawat Wreck Dive, Pulau Rani, lepas pantai barat Pulau Biak, Pulau Rurbas, Kepulauan Padaido, dan Tanjung Barari di ujung timur Pulau Biak. Cuaca cerah Biak biasanya cukup konstan sepanjang tahun sehingga Anda dapat menyelam kapan saja.


Binsari Cave (Goa Jepang)

Binsari Cave, atau dikenal sebagai Goa Jepang, masih berdiri sebagai saksi bisu keganasan Perang Pasifik. Gua alami besar yang sedalam 3 kilometer ini digunakan sebagai tempat persembunyian ribuan tentara Jepang dalam Perang Biak di Perang Dunia II antara Angkatan Darat Amerika Serikat dan Angkatan Darat Jepang dari 27 Mei hingga 17 Agustus 1944. Sekitar 3.000 tentara Jepang terjebak dan tewas dalam serangan oleh Angkatan Darat AS pada bulan Juli 1944. Untuk menjaga situs bersejarah ini, penebangan pohon di sekitarnya dilarang keras.


Monument Perang Dunia II

Terletak di Desa Paray, monumen ini wajib dikunjungi dalam wisata sejarah di sekitar Biak. Dirancang oleh arsitek Jepang, Hiroshi Ogawa, dan dibangun bersama oleh pemerintah Indonesia dan Jepang, monumen ini berfungsi sebagai altar untuk memperingati tentara Jepang yang telah tiada dan tempat keluarga mereka berziarah. Di sisi monumen utama, Anda dapat melalui sebuah terowongan tempat sisa-sisa peperangan pasukan Jepang, termasuk foto dan kerangka manusia dalam wadah baja. Ada juga meja marmer dan kursi berbentuk seperti cetakan kaki, melambangkan pertama kalinya pasukan Jepang tiba di pulau tersebut.


 

Sanur


Pasar Malam Sindhu

Pasar Sindhu atau adalah salah satu rahasia terbaik di Bali jika Anda sedang mencari pengalaman yang tidak umum di kalangan turis. Pasar tradisional di siang hari (menjual produk segar, daging, dll) ini berubah menjadi pasar malam yang begitu hidup dengan deretan warung makanan lokal, dari sate kambing hingga nasi goreng dengan harga lokal. Tempat ini juga menjajakan kerajinan Bali, sarung, dan aksesoris. Terletak antara Jalan Pungutan dan Jalan Danau Tamblingan.

Jam buka: 06:00 - tengah malam.


Pantai Mertasari

Pantai Mertasari adalah pantai pasir putih indah yang terletak di bagian selatan Desa Sanur, membentang dari Matahari Terbit dengan panorama menakjubkannya ke Samudera Hindia. Dengan suasana damai dan air laut yang tenang, pantai ini sangat ideal untuk berjalan-jalan atau berenang santai. Saksikan para nelayan melabuhkan jukung berwarna-warni sebelum kembali berlayar. Di bulan Maret, Anda juga dapat berpartisipasi dalam Festival Pantai Mertasari yang menghadirkan antara lain kelas yoga gratis, pasar lokal, pelajaran tari Bali, dan panggung musik. Pantai ini juga lokasi yang tepat untuk melihat parade Ogoh-Ogoh pada malam sebelum upacara Nyepi, atau untuk menyaksikan Festival Layang-layang di bulan Agustus.


Jimbaran


Tanjung Benoa Watersport

Tanjung Benoa merupakan daerah pesisir yang terletak di sebelah tenggara Bali dan populer untuk kegiatan olahraga air. Di sini banyak operator yang menawarkan kegiatan atas air seperti Jet Ski, parasailing, wakeboarding, ski air, banana boat, dan rolling donut, kegiatan bawah air seperti sea walking, scuba diving, snorkeling, serta wisata grup seperti perahu Glassbottom atau tur Penyu Pulau.


GWK (Garuda Wisnu Kencana) Cultural Park

Garuda Wisnu Kencana GWK Cultural Park adalah sebuah taman budaya 60 hektar di Ungasan, Kabupaten Badung, atau sekitar 10-15 menit berkendara dari Bandara Internasional Ngurah Rai. Tempat ini menjadi rumah salah satu karya seni paling menakjubkan di Indonesia oleh I Nyoman Nuarta, pematung modern terbaik di Indonesia. Anda juga dapat mendatangi beberapa atraksi di areanya seperti Wisnu Plaza, Street Theatre, Lotus Pond, Amphitheatre, dan restoran unik di GWK seperti Jendela Bali dan The Beranda, di samping sejumlah butik dan toko suvenir.


Hidangan Laut di Jimbaran

Pantai Jimbaran selalu populer baik di kalangan wisatawan internasional maupun domestik berkat pilihan kuliner di sepanjang garis pantai, yang hampir semuanya menawarkan pengalaman unik hidangan laut di pantai berpasir, dengan suara ombak sebagai latar belakang dan para musisi yang sedang beraksi. Kalau mau, Anda juga dapat mengunjungi Jimbaran Fish Market di pagi hari untuk melihat sendiri bagaimana perjalanan hidangan laut dari kapal nelayan ke piring Anda.


New Kuta Green Park

Dengan luas total 5 hektar, New Kuta Green Park terletak di wilayah pesisir selatan Bali dengan pemandangan indah, tepatnya di Pecatu Indah Resort. New Kuta Green Park menawarkan wisata air menyenangkan bagi seluruh keluarga. Kompleks rekreasinya memiliki wahana air yang penuh adrenalin maupun santai, dikelilingi pemandangan alami dan angin laut. Atraksi lainnya mulai dari Flying Fox, Cat Ball, Wave pool, hingga Lazy River dan Kiddy Pool.


Jenggala Gallery

Jenggala adalah salah satu pembuat tembikar dan keramik handmade Bali yang banyak diakui dunia internasional, terkenal dengan desain yang sederhana namun modern sejak tahun 70-an. Pusatnya terletak di area seluas 17.000 meter persegi di Jimbaran dengan showroom berisi koleksi Jenggala Keramik berbagai gaya produk, warna, dan finishing. Selain showroom, Anda juga dapat mengunjungi pabrik, Warung Keramik Cafe, dan mencoba ‘Paint a Pot' program yang mengundang pengunjung dari segala usia untuk membuat keramik mereka sendiri.

Buka dari 08:00 - 20:00

Melukis pot terbuka dari 09:00-17:00, sesi terakhir pukul 16:00


Kuta


Beachwalk Shopping Center

Mal terbuka tepat di seberang Pantai Kuta yang diisi merek premium, restoran, dan waralaba. Kolam besar dan suasana hijau membuat mal ini populer bagi mereka yang ingin berjalan-jalan dan berlindung dari panas. Di dek atas, ada ruang lapang yang merupakan salah satu spot terbaik untuk menyaksikan keindahan pantai Kuta dan matahari terbenamnya.


Kuta - Legian  

Meskipun sangat ramai oleh turis, Pantai Kuta tetap merupakan destinasi paling terkenal di Bali. Inilah area utama yang pertama kali menarik peselancar ke pulau Bali hampir 50 tahun yang lalu. Pantai berpasir sepanjang lima km ini bisa dibilang yang terbaik di Bali, dan masih banyak yang berselancar di sini, terutama para pemula. Semakin Anda bergerak ke utara, ke arah Legian kemudian Seminyak dan Petitenget, suasanyanya menjadi semakin tenang dan tidak terlalu ramai.


Kehidupan Malam

Daerah Kuta-Legian juga dikenal sebagai pusat kehidupan malam, mulai dari klub malam yang ramai hingga bar/restoran yang lebih santai dan buka hingga larut malam. Malam Anda dapat dimulai dari situs memorial Ground Zero dan langsung menuju beberapa tempat yang paling populer, seperti 61 Legian dengan yang terkenal Sky Garden Lounge, Bar My, Bounty, dan MbarGo.


Seminyak

Terus ke arah utara dari Legian dan Anda akan menemukan musik yang semakin tenang, kerumunan yang lebih santai, dan pilihan kuliner kelas atas begitu masuk ke kawasan Seminyak. Ini adalah sisi Bali Selatan yang lebih eksklusif, tempat butik modis, klub trendi, dan restoran bergaya. Beberapa tempat yang paling populer adalah Potato Head Beach Club, La Plancha, Kudeta, La Lucciola, dan Coccoon.


 

Lombok

Pantai Senggigi

Senggigi, terletak di pesisir barat Lombok, adalah area wisata utama pulau ini. Anda dapat bersantai di pantai sambil menyaksikan matahari terbenam yang spektakuler, atau mencoba berbagai olahraga air yang ditawarkan di sini - selancar angin, snorkeling, ski air, kano, hingga voli pantai. Manjakan diri Anda dengan spa, daftarkan diri untuk kelas memasak, belanja suvenir di pasar seni, dan manjakan lidah Anda di berbagai restoran yang menyajikan hidangan lokal dan internasional. Dengan jarak hanya sekitar satu jam dari bandara dan 30 menit dari kota Mataram, Senggigi juga sempurna sebagai titik awal untuk menjelajahi bagian Lombok lainnya.


Pura Batu Bolong

Pura Batu Bolong adalah candi Hindu kecil dengan pemandangan indah di atas tebing batu tepi laut, sekitar 2 km di selatan Senggigi. Fitur uniknya adalah lubang besar alami di batu di bawah candi sehingga diberi nama "batu bolong". Posisinya yang menghadap pulau tetangga Lombok, Bali, menjadikannya tempat favorit untuk menonton matahari terbenam karena Anda bisa menyaksikan matahari perlahan menghilang di balik Gunung Agung dengan dramatis. Anda juga dapat mengunjungi Pura Batu Bolong pada saat festival dan upacara Hindu.


Hutan Monyet Pusuk

Di utara Senggigi, melalui jalan berliku yang dikelilingi oleh dedaunan hijau, terletak Hutan Monyet Pusuk. Kawasan konservasi alam ini merupakan hutan tropis yang rimbun dengan pemandangan indah, dan juga habitat alami ratusan monyet. Perlambat kendaraan Anda atau turun untuk berjalan-jalan melihat monyet dari dekat dan memberi mereka makan. Monyet-monyet di sini liar namun cukup terbiasa dengan manusia dan cukup jinak (meskipun Anda tetap harus berhati-hati). Setelah bertemu monyet, berhentilah di dekat Pasar Kuliner Pusuk Pass untuk beristirahat sambil makan dan mencoba minuman lokal tradisional, tuak manis.


Kepulauan Gili

Trio terkenal kepulauan Gili bisa dinikmati semua orang: budaya lokal dan waktu berkualitas dengan keluarga di Gili Air, liburan romantis terpencil di Gili Meno, atau pesta dan bersenang-senang di Gili Trawangan. Ketiganya juga menawarkan pantai yang indah dan pemandangan bawah laut yang menarik. Untuk mencapai pulau-pulau di lepas pantai barat laut Lombok, cukup naik kapal dari Senggigi. Pelabuhan yang terdekat dengan Gili adalah pelabuhan Bangsal, sekitar 30 menit dari Senggigi, tempat Anda dapat menaiki kapal umum dengan penduduk setempat. Pilihan lainnya adalah menaiki kapal cepat dari Teluk Nara atau menyewa perahu cadik langsung dari pantai di Senggigi. Meskipun Anda tidak punya banyak waktu, perjalanan island-hopping/snorkeling/diving bisa dilakukan dalam sehari.


Mutiara Lombok

Lombok dikenal di seluruh dunia sebagai produsen mutiara berkualitas hingga terkadang dijuluki sebagai Pulau Mutiara. Berbeda dari mutiara air tawar, mutiara Laut Selatan Lombok berwarna putih krem keemasan dan sebagian besar berbentuk bulat. Mutiara dan perhiasannya dijual di banyak toko dan pusat kerajinan di penjuru pulau, tapi untuk pengalaman yang lebih menarik, Anda dapat bergabung dengan tur ke peternakan mutiara. Temukan bagaimana keindahan ini diproduksi dengan proses yang rumit, dari memilih tiram, pembibitan, dan akhirnya membuka cangkang untuk mengambil mutiara unik di dalamnya.


Ayam Taliwang

Jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati kelezatan lokal. Salah satu hidangan lokal yang menonjol adalah Ayam Taliwang, ayam panggang pedas khas Lombok. Dibuat dari ayam buras yang dipanggang sempurna dengan saus cabai, bawang putih, dan berbagai rempah-rempah, rasanya pedas dan manis. Ayam Taliwang biasanya disajikan dengan nasi dan plecing kangkung. Hidangan ini adalah favorit penduduk setempat dan pengunjung, dan dapat ditemukan mulai dari di pedagang pinggir jalan hingga restoran mewah hotel bintang lima. Ayam Taliwang menjadi hidangan Lombok yang populer di seluruh Indonesia, dan tidak ada tempat yang lebih baik untuk mencobanya selain di tanah asalnya.


 

Bandung

Jalan Asia Afrika

Jalan Asia-Afrika adalah jalan bersejarah, diberi nama berdasarkan Konferensi Asia-Afrika (juga dikenal sebagai Konferensi Bandung) yang digelar di sana pada tahun 1955. Jalan ini juga merupakan yang tertua di kota. Tepat di jantung kota Bandung, ada banyak tempat yang menarik dan dapat dicapai dengan berjalan kaki. Coba kunjungi Gedung Merdeka, bangunan yang awalnya dibangun sebagai klub selama era kolonial Belanda ini adalah tempat Konferensi Bandung diselenggarakan. Di kompleks yang sama, jangan lupa mampir ke Museum Konferensi Asia-Afrika yang menampung memorabilia dari konferensi bersejarah tersebut. Ada juga Tugu Titik Nol, sebuah tonggak yang menandai titik di mana Bandung pertama kali dibangun di bawah komando Gubernur Jenderal Daendels. Dihiasi dengan bangunan-bangunan tua terawat, di jalan ini juga terletak alun-alun kota, ruang publik terbuka di depan Masjid Agung Bandung yang menjadi tempat favorit penduduk setempat terutama pada akhir pekan.


Braga

Promenade paling terkenal di Bandung, Jalan Braga membawa Anda kembali ke masa lampau dan menghidupkan kembali kejayaan era Paris Van Java. Jalan ini menjadi terkenal di tahun 1920-an, ketika butik mewah, pertokoan, dan restoran dibuka, menjadikannya tujuan para orang kaya dan ekspatriat Eropa. Sebagian besar bangunan masih mempertahankan gaya art deco asli, dan kini jalan tersebut telah dikembangkan sebagai obyek wisata dengan pertokoan, restoran, dan pusat perbelanjaan. Coba berjalan santai di trotoar yang nyaman, menonton pelukis jalanan beraksi, mencoba beberapa hidangan Belanda di restoran tua terkenal, atau menyegarkan diri dengan es krim. Pada waktu tertentu, jalanan ditutup untuk kendaraan dan area pun semakin ramai.


Factory Outlets

Semua orang yang pernah pergi ke Bandung tahu bahwa Factory Outlet telah mengubah tren belanja di Bandung sepenuhnya. Factory Outlet, atau disingkat FO, pada dasarnya adalah butik berukuran kecil hingga menengah, biasanya bertempat di sebuah rumah atau bangunan yang dipugar, menjual barang-barang bermerek harga murah yang secara teknis adalah hasil produksi pabrik yang ditolak. Beberapa area utama yang dapat Anda kunjungi untuk wisata belanja FO adalah Jl. Setiabudi, Jl. Riau dengan Heritage Factory Outlet, dan Jl. Juanda (Dago Bawah).


Masjid Raya Bandung

Masjid Raya Bandung atau Masjid Agung Bandung adalah masjid seluas total 23.448 meter persegi yang dibangun pada tahun 1810. Terletak di sisi timur alun-alun Bandung, masjid ini awalnya dibangun sederhana dan kemudian mengalami restorasi besar-besaran sepanjang dua abad berdirinya. Fiturnya yang paling khas adalah dua menara kembar, masing-masing setinggi 81 meter, dan lapangan luasnya yang menyatu dengan alun-alun, menjadikannya salah satu ruang publik terbuka terbaik di Jawa Barat.


Car Free Day

Jika Anda kebetulan datang ke Bandung saat akhir pekan, Anda wajib mengunjungi area bebas kendaraan di Jalan Dago. Setiap hari Minggu 06:00-22:00, dari Dago Bawah (jalan laying Pasupati) ke Dago Atas, jalan benar-benar tertutup untuk kendaraan bermotor untuk Car Free Day. Penduduk setempat memanfaatkan kesempatan ini untuk berolahraga, menaiki sepeda mereka, dan melakukan kegiatan menyenangkan lainnya. Anda juga akan melihat banyak penjual makanan yang menawarkan makanan ringan lokal hingga toko pop-up di sepanjang jalan. Cara yang menyenangkan untuk menghabiskan Minggu pagi Anda.


 

Jakarta

JIExpo Kemayoran

Jakarta International Expo adalah pusat pameran dan konvensi terbesar di Jakarta yang dibagi menjadi 5 ruang utama, dan dapat menampung hingga 12.000 pengunjung. Banyak acara nasional dan internasional bergengsi yang telah diselenggarakan di sini, seperti acara tahunan Pekan Raya Jakarta, konser, pameran, Java Jazz Festival, Djakarta Warehouse Project, dan banyak lagi.


Taman Impian Jaya Ancol

Taman Impian Jaya Ancol adalah destinasi resor di tepi pantai Jakarta Utara, tempat berbagai atraksi untuk seluruh keluarga. Yang paling populer adalah Dunia Fantasi, taman hiburan dengan lebih dari 28 wahana, taman air Atlantis Water Adventure, satu-satunya taman wakeboarding di Indonesia, Epicable Park, Alive Museum, Seaworld, sebuah taman eco luas, dan banyak pilihan makanan termasuk sejumlah restoran tepi pantai.


Belanja

Jika Anda seorang pemburu barang murah yang siap tawar-menawar, ITC Cempaka Mas wajib dikunjungi. Untuk pilihan toko yang lebih banyak lagi, daerah Mangga Dua menampung beberapa mal grosir terkenal di Jakarta. Toko-toko di Mangga Dua Mall dipenuhi dengan koleksi fashion yang sangat lengkap, sementara Pasar Pagi terkenal dengan grosir aksesori, hadiah dan suvenirnya. Untuk penggemar gadget, tinggal menyeberang dengan jembatan untuk harga komputer, gadget, dan produk elektronik terbaik. Jika Anda ingin belanja barang dan makanan kelas atas, cukup ke daerah Kelapa Gading untuk mendatangi Mall Kelapa Gading dan Mall of Indonesia, atau sedikit ke selatan untuk Grand Indonesia dan Plaza Indonesia.


Wisata Kuliner

Jakarta adalah surga bagi pecinta makanan; sebagai tempat bertemunya kelompok etnis dari seluruh Indonesia dan juga negara, Anda dapat menemukan apa saja di kota ini. Jika sedang mood untuk suasana makanan pinggir jalan, Anda dapat menemukan penjual Nasi Goreng, Sate, Soto, Nasi Uduk, dan banyak lagi di jalan Sabang. Mangga Besar dan daerah Pecenongan populer untuk makanan Cina yang nikmat dan terjangkau. Kelapa Gading juga populer untuk pilihan kuliner yang sangat variatif.


Bandara: Halim & Soekarno Hatta

Bandara utama Jakarta adalah Bandara International Soekarno-Hatta (CGK), mudah diakses dari Jakarta Outer Ring Road, sekitar 30 menit dari hotel kami. Di sinilah semua penerbangan internasional dan sebagian penerbangan domestik beroperasi. Bandara kedua di Jakarta, Halim Perdanakusuma (HLP) melayani beberapa penerbangan domestik, sebagian besar dioperasikan oleh Citilink. Bandara ini hanya sekitar 15 menit dari Asana Kawanua Jakarta.


Monas & Museum Nasional

Sebagai landmark utama Jakarta, Monas menjulang setinggi 132 meter di Lapangan. Ada bentuk api berkilauan melambangkan kemerdekaan bangsa di puncak monumen ini. Pengunjung bisa naik ke atas dan melihat Jakarta dari perspektif yang berbeda. Anda akan menemukan Museum Sejarah Nasional yang menceritakan kisah perjuangan kemerdekaan Indonesia dalam bentuk diorama di dasar Monas. Menuju sisi barat Lapangan Merdeka, Anda juga dapat mengunjungi Museum Nasional. Dibangun pada tahun 1862, museum ini dianggap sebagai yang terbaik di Indonesia, dengan koleksi etnik, benda-benda budaya, dan sisa-sisa dari periode kerajaan sebelum Indonesia berdiri.


 

Papua


 

Pantai Bosnik

Selain wisata sejarah, Biak juga menyimpan pemandangan alam yang melimpah dan pantai yang indah. Terletak di bagian timur Pulau Biak, sekitar 15 km dari pusat kota, Pantai Bosnik atau Pantai Segara Indah tidak boleh dilewatkan jika Anda sedang di pulau ini. Seperti pantai-pantai lainnya di Indonesia Timur, Pantai Bosnik relatif bersih dan tenteram, dengan ombak yang tenang dan pasir halus yang sempurna untuk bertelanjang kaki dan berjemur. Saat akhir pekan, pantai ini dipenuhi penduduk setempat, dan sesekali Anda akan melihat lalu lintas sejumlah kapal dari dan ke pasar.


Bawah Laut Biak

Biak memiliki tempat penyelaman laut yang sama indahnya dan lebih terjangkau daripada Raja Ampat, termasuk spot menyelam ke bangkai pesawat yang paling mudah diakses. Sejumlah tepat yang harus dikunjungi adalah WW II Catalina Pesawat Wreck Dive, Pulau Rani, lepas pantai barat Pulau Biak, Pulau Rurbas, Kepulauan Padaido, dan Tanjung Barari di ujung timur Pulau Biak. Cuaca cerah Biak biasanya cukup konstan sepanjang tahun sehingga Anda dapat menyelam kapan saja.


Binsari Cave (Goa Jepang)

Binsari Cave, atau dikenal sebagai Goa Jepang, masih berdiri sebagai saksi bisu keganasan Perang Pasifik. Gua alami besar yang sedalam 3 kilometer ini digunakan sebagai tempat persembunyian ribuan tentara Jepang dalam Perang Biak di Perang Dunia II antara Angkatan Darat Amerika Serikat dan Angkatan Darat Jepang dari 27 Mei hingga 17 Agustus 1944. Sekitar 3.000 tentara Jepang terjebak dan tewas dalam serangan oleh Angkatan Darat AS pada bulan Juli 1944. Untuk menjaga situs bersejarah ini, penebangan pohon di sekitarnya dilarang keras.


Monument Perang Dunia II

Terletak di Desa Paray, monumen ini wajib dikunjungi dalam wisata sejarah di sekitar Biak. Dirancang oleh arsitek Jepang, Hiroshi Ogawa, dan dibangun bersama oleh pemerintah Indonesia dan Jepang, monumen ini berfungsi sebagai altar untuk memperingati tentara Jepang yang telah tiada dan tempat keluarga mereka berziarah. Di sisi monumen utama, Anda dapat melalui sebuah terowongan tempat sisa-sisa peperangan pasukan Jepang, termasuk foto dan kerangka manusia dalam wadah baja. Ada juga meja marmer dan kursi berbentuk seperti cetakan kaki, melambangkan pertama kalinya pasukan Jepang tiba di pulau tersebut.